Diskusi FGD Mahasiswa Agribisnis Digital: Ketahanan Pangan Lokal Sebagai Makanan Alternatif Pengganti Nasi
PRESS RELEASE
Diskusi FGD Mahasiswa Agribisnis Digital: Ketahanan
Pangan Lokal Sebagai Makanan Alternatif Pengganti Nasi
Surabaya, 5 November 2025 – Program Studi Agribisnis Digital, Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya, mengadakan kegiatan diskusi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa dengan tema “Ketahanan Pangan Lokal: Makanan Alternatif Pengganti Nasi”. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 5 November 2025, dan dipandu oleh Dosen Pembimbing Andri Haryono Awalokta, M.Sc.
Kegiatan ini bertujuan untuk
menumbuhkan daya kritis dan wawasan mahasiswa terkait potensi pangan lokal yang
ada di daerah-daerah Indonesia sebagai alternatif pengganti nasi, guna
mendukung ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan. Dalam diskusi ini, mahasiswa
diajak untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai jenis pangan lokal yang
memiliki nilai gizi tinggi, serta mampu menjadi solusi atas ketergantungan
masyarakat terhadap konsumsi nasi sebagai bahan pokok utama.
Andri Haryono Awalokta, M.Sc.,
selaku pemateri, menyampaikan bahwa tantangan ketahanan pangan tidak hanya
bergantung pada kecukupan bahan pangan, tetapi juga pada diversifikasi konsumsi
pangan yang berbasis pada potensi lokal. "Pangan lokal memiliki peran
besar dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama sebagai alternatif pengganti
nasi yang dapat diperoleh dengan mudah dan murah di daerah masing-masing,"
ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan visi
dan misi Program Studi Agribisnis Digital, yang berfokus pada pengembangan
sektor pertanian berbasis teknologi dan digital untuk menciptakan solusi yang
berkelanjutan bagi ketahanan pangan di Indonesia. Melalui diskusi ini,
diharapkan mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru dan membangun kepedulian
terhadap pengelolaan dan pemanfaatan pangan lokal yang memiliki potensi besar
untuk dioptimalkan.
Mahasiswa yang hadir dalam
diskusi ini juga berpartisipasi aktif dengan mengajukan berbagai pertanyaan dan
berbagi pendapat tentang bagaimana teknologi digital dapat membantu
mempromosikan pangan lokal dan meningkatkan produksinya secara efisien. Diskusi
yang berjalan hangat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk merumuskan
ide-ide inovatif dalam pengembangan ketahanan pangan lokal yang lebih baik.
Dengan semakin berkembangnya
pemahaman tentang pentingnya pangan lokal, diharapkan akan ada lebih banyak
inisiatif dari mahasiswa dan masyarakat untuk menggali serta memanfaatkan
kekayaan pangan lokal Indonesia, sebagai salah satu cara untuk mewujudkan ketahanan
pangan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
Tentang Program Studi
Agribisnis Digital
Program Studi Agribisnis Digital
di Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya memiliki visi untuk
menjadi pusat pengembangan ilmu agribisnis yang berorientasi pada pemanfaatan
teknologi dan inovasi digital. Misi kami adalah mencetak lulusan yang mampu
mengelola dan mengembangkan sektor agribisnis secara digital, serta memberikan solusi
yang berkelanjutan bagi tantangan ketahanan pangan di Indonesia.