Prodi Agribisnis Digital UNESA dan UPM Malaysia Gelar FGD Daring Bahas Penyusunan Kurikulum Agribisnis Digital
Surabaya, 1 November 2024 – Program Studi Agribisnis Digital, Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) secara daring bersama Department of Agribusiness and Bioresource Economics, Faculty of Agriculture, Universiti Putra Malaysia (UPM). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif internasionalisasi kurikulum yang bertujuan memperkuat kualitas pendidikan agribisnis digital di UNESA.
FGD ini menghadirkan narasumber utama Assoc. Prof. Dr. Nolila Mohd Nawi, seorang dosen dan peneliti dari UPM yang memiliki keahlian dalam bidang agribisnis berbasis teknologi dan ekonomi sumber daya pertanian. Dalam pemaparannya, Prof. Nolila membagikan pengalaman UPM dalam menyusun kurikulum yang berbasis outcome-based education (OBE), terintegrasi dengan riset, dan relevan dengan kebutuhan industri pertanian digital.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi lintas negara sangat penting untuk menyelaraskan pendidikan agribisnis dengan perkembangan teknologi dan tantangan global. Pengembangan kurikulum harus responsif, kontekstual, dan adaptif terhadap perubahan digital di sektor pertanian,” ungkap Prof. Nolila dalam diskusi.
Ketua
Prodi Agribisnis Digital UNESA menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan
masukan konstruktif dari UPM, khususnya dari Prof. Nolila, yang dinilai sangat
bermanfaat dalam proses penyusunan kurikulum yang unggul dan berdaya saing
global.
“Kami
berharap kerja sama ini tidak berhenti di forum diskusi, tetapi berlanjut pada
kegiatan konkret seperti riset bersama dan pengembangan program internasional
lainnya,” ujarnya.
Kegiatan
ini ditutup dengan penyusunan tindak lanjut untuk menjalin kemitraan akademik
secara berkelanjutan antara Fakultas Ketahanan Pangan UNESA dan Faculty of
Agriculture UPM Malaysia, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan penguatan
kapasitas sumber daya manusia di bidang agribisnis digital.