Prodi Agribisnis Digital UNESA Lakukan FGD dengan UGM, Bahas Penguatan Kurikulum dan Kolaborasi Akademik
Yogyakarta, 22 Oktober 2024 – Program Studi Agribisnis Digital, Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas
Negeri Surabaya (UNESA), melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion
(FGD) bersama Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Fakultas
Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya Prodi Agribisnis Digital UNESA dalam
mengembangkan kurikulum yang selaras dengan dinamika dunia agribisnis dan
teknologi pertanian masa kini. FGD ini menjadi ruang diskusi terbuka antara
kedua program studi untuk saling berbagi praktik baik dalam tata kelola
akademik, pembelajaran berbasis digital, serta peningkatan kompetensi lulusan
yang adaptif terhadap perubahan.
Dalam
sambutannya, Ketua Prodi Agribisnis Digital UNESA menyampaikan bahwa UGM
sebagai salah satu institusi pertanian terbaik di Indonesia menjadi mitra ideal
dalam proses benchmarking dan penguatan mutu pendidikan agribisnis.
“Kami
ingin membangun kurikulum yang tidak hanya sesuai kebutuhan industri, tetapi
juga berpijak pada nilai-nilai akademik yang kuat. UGM memiliki pengalaman
panjang dan sistem yang sudah mapan, sehingga kami sangat terbuka untuk
menyerap ilmu dan menjalin kolaborasi strategis ke depan,” ujarnya.
Topik
utama yang dibahas dalam FGD meliputi pengembangan kurikulum berbasis outcome-based
education (OBE), integrasi teknologi digital dalam proses
belajar-mengajar,) serta potensi kerja sama riset, pengabdian masyarakat, dan
pertukaran dosen dan mahasiswa.
Pihak
Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM menyambut antusias kegiatan
ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi untuk mendorong
inovasi dalam pendidikan tinggi agribisnis yang relevan dan berkelanjutan.
Kegiatan
ini ditutup dengan kesepakatan awal untuk menjalin kemitraan jangka panjang
antara kedua institusi, khususnya dalam hal pengembangan program akademik,
riset kolaboratif, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang
agribisnis digital.