Strategi Jitu Ketahanan Pangan, Mahasiswa UNESA Diajak Berinovasi di Era Society 5.0

Surabaya,
30 Oktober 2025 – Mahasiswa Program Studi
Agribisnis Digital, Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya
(UNESA), mengikuti kuliah tamu bertajuk "Strategi
Jitu Mendorong Riset dan Inovasi di Bidang Ketahanan Pangan", yang disampaikan oleh Dr. Andriyanto, S.H., M.Kes., C.Med., Adv.
Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025.
Dr.
Andriyanto, yang juga menjabat Kepala Badan
Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur sekaligus Pakar Gizi
Nasional, berbagi wawasan mendalam tentang peran riset dan inovasi dalam
mengatasi tantangan ketahanan pangan. Ia menyoroti ancaman bahan berbahaya
dalam makanan, seperti mikroplastik dan zat radioaktif.
Para
mahasiswa memperoleh pemahaman baru mengenai konsep kedaulatan dan ketahanan
pangan, serta strategi inovasi di era Society 5.0 untuk meningkatkan kualitas
layanan pangan. Dr. Andriyanto menekankan bahwa inovasi pangan adalah kunci
adaptasi dan keberlanjutan, serta pentingnya Indonesia terus meningkatkan
peringkat Global Innovation Index (GII) agar tetap kompetitif secara global.
Dengan
antusiasme tinggi, mahasiswa mengikuti sesi ini dan memperdalam pengetahuan
tentang kandungan gizi makanan serta bagaimana riset dapat mendorong
keberlanjutan sektor pangan. Kuliah ini menginspirasi mereka untuk
mengembangkan ide inovatif yang dapat diterapkan di industri pertanian dan
pangan, guna turut menyelesaikan permasalahan pangan global yang semakin
kompleks.
Kuliah
juga membuka diskusi tentang menciptakan budaya inovasi yang terbuka terhadap
risiko, serta peran kepemimpinan transformasional dalam mengelola riset dan
inovasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Agribisnis Digital UNESA tidak hanya
memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman berharga mengenai
pentingnya kolaborasi, riset, dan inovasi untuk menjamin ketersediaan pangan
yang cukup dan berkualitas di masa depan.