Krisis Perubahan Iklim dan Peran Gen Z dalam Adaptasi Pertanian Berkelanjutan
Perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian. Cuaca ekstrem, pola hujan tidak menentu, peningkatan suhu, dan serangan hama yang semakin agresif menyebabkan produktivitas pertanian menurun. Dalam konteks ini, peran Gen Z menjadi sangat penting dalam mendorong adaptasi pertanian yang lebih berkelanjutan.
Sebagai generasi yang sangat sadar terhadap isu lingkungan, Gen Z memiliki kepedulian kuat untuk menghadapi krisis iklim. Mereka memahami bahwa ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan ekologi. Oleh karena itu, banyak anak muda yang fokus pada inovasi pertanian ramah lingkungan seperti pertanian organik, konservasi tanah, dan efisiensi air.
Gen Z juga aktif terlibat dalam penelitian dan pengembangan metode adaptasi iklim. Mereka menggunakan teknologi digital untuk memonitor kondisi iklim lokal, mengolah data cuaca, dan memperkirakan risiko gagal panen. Aplikasi prediksi iklim dan sistem peringatan dini menjadi contoh bagaimana generasi muda mengintegrasikan teknologi untuk menghadapi perubahan iklim.
Selain inovasi teknis, Gen Z berperan dalam mengkampanyekan isu perubahan iklim melalui media sosial. Mereka membangun narasi bahwa menjaga bumi tidak hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab generasi masa depan. Kampanye tentang hemat air, konservasi lahan, dan pola tanam berkelanjutan semakin banyak digerakkan oleh anak muda.
Gen Z juga mendorong transisi ke penggunaan energi terbarukan di sektor pertanian. Banyak petani muda menggunakan panel surya untuk pompa air, sistem irigasi otomatis hemat energi, dan alat pertanian bertenaga listrik.
Dengan kreativitas tinggi dan kepedulian lingkungan, Gen Z memainkan peran besar dalam menciptakan sektor pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim. Generasi ini adalah harapan bagi masa depan pertanian Indonesia yang lebih resilien dan berkelanjutan.
DAFTAR PUSTAKA
Laba, M. S., & Saing, M. M. (2023). Digitalisasi pertanian berkelanjutan dalam menghadapi krisis iklim. Jurnal Teknologi Pertanian, 14(1), 25–38.
Anwar, M. (2022). Green economy sebagai strategi menghadapi perubahan iklim. Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 4(1S).
Hidayanto, M., dkk. (2022). Peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis adaptasi iklim. Prosiding Forum Ilmiah Nusantara.
FAO. (2022). The State of Food and Agriculture: Climate Change and Food Systems. Food and Agriculture Organization.