Pengangguran di Makassar
Pendahuluan
Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor pelabuhan, perikanan, dan perdagangan. Namun, angka pengangguran di kota ini masih cukup tinggi, terutama di kalangan lulusan muda. Banyak yang belum mampu menembus pasar kerja formal karena keterbatasan keahlian dan pengalaman.
Selain itu, pergeseran ekonomi ke sektor teknologi dan jasa juga menimbulkan kesenjangan keterampilan. Sebagian besar tenaga kerja masih berfokus pada sektor tradisional yang kini mulai berkurang permintaannya.
Pembahasan
Pemerintah Kota Makassar telah melakukan berbagai upaya seperti pelatihan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif, serta peningkatan investasi daerah. Tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja baru yang relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Selain itu, kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri juga mulai diperkuat. Program magang dan pelatihan kerja lapangan menjadi jembatan agar lulusan siap bersaing di dunia kerja nyata.
Penutup
Makassar memiliki potensi besar untuk berkembang jika sumber daya manusianya dimaksimalkan dengan baik. Peningkatan keterampilan dan semangat berwirausaha akan menjadi modal utama mengatasi pengangguran.
Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Makassar dapat tumbuh menjadi kota yang produktif dan mandiri di kawasan timur Indonesia.