Pengangguran di Malang
Pendahuluan
Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata, namun tidak terlepas dari masalah pengangguran. Banyak lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena ketidaksesuaian antara jurusan dengan kebutuhan industri.
Selain itu, sektor pariwisata yang belum pulih sepenuhnya pascapandemi juga membuat sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian. Hal ini menyebabkan peningkatan angka pengangguran, khususnya di usia produktif.
Pembahasan
Pemerintah Kota Malang mulai memperkuat program pelatihan keterampilan berbasis teknologi dan kewirausahaan digital. Program ini membantu lulusan muda menciptakan peluang kerja baru di sektor kreatif.
Selain itu, kerja sama antara kampus dan dunia industri terus digalakkan untuk memperkuat link and match antara pendidikan dan pekerjaan. Dengan demikian, lulusan baru tidak hanya berilmu tetapi juga siap kerja.
Penutup
Malang memiliki potensi besar untuk mengatasi pengangguran melalui pengembangan sektor kreatif dan teknologi digital. Dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan menjadi pendorong utama keberhasilan ini.
Dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat muda yang tinggi, Malang dapat menjadi kota yang produktif dan bebas dari pengangguran jangka panjang.