Pengaruh Teknologi Digital terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia
Abstrak
Teknologi merupakan salah satu alat atau sarana yang menjadi kebutuhan manusia dalam
memperoleh informasi dan pengetahuan. Informasi dan pengetahuan yang didapatkan
menjadi suatu manfaat dari teknologi. Seiring berjalannya waktu, teknologi akan semakin
berkembang dan secara tidak langsung manusia pun diharuskan untuk memahami semua
hal tentang teknologi. Adanya perkembangan teknologi pun memiliki dampak atau pengaruh
dalam berbagai hal, baik dampak positif maupun negatif dalam persatuan dan kesatuan
bangsa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh banyak informasi terkait
teknologi di zaman modern ini.
PENDAHULUAN
Hari ke hari perkembangan teknologi semakin meningkat. Adanya perkembangan
teknologi semakin mempermudah tersebarnya informasi ke berbagai wilayah, bahkan
informasi menyebar dengan cepat hingga tersampaikan ke berbagai sudut dunia. Informasi
baru dan terkini atau biasa disebut hot news yang terjadi di suatu wilayah, dapat diperoleh
dengan mudah melakui teknologi, sehingga keberadaannya saat ini sangat membantu
proses kehidupan manusia dalam menjalankan kegiatan sehari-hari (Erlisa Dwi Ananda,
2013). Media dijadikan sebagai wadah pembelajaran. Media telah menjadi suatu kebutuhan
pokok (primer) bagi manusia. Media elektronik dalam perkembangannya bermetamorfosis ke
dalam dunia maya. Kemajuan teknologi informasi menjadikan manusia dalam berhubungan
dengan pihak lain seakan tidak lagi dibatasi oleh waktu dan tempat. Kapanpun dan
dimanapun manusia dengan perangkat teknologi tersebut bisa menjalin hubungan,
mendapatkan informasi, dan menyebarkan informasi kepada orang lain (Sodiq Anshori,
2018). Tingginya penggunaan teknologi Informasi di negara Indonesia, terutama pada
Smartphone dan internet. Hingga saat ini, penggunaan media jejaring sosial internet di
Indonesia sudah mencapai 87,13%. Hal tersebut menggambarkan bahwa teknologi nformasi sudah menjadi bagian kehidupan penggunanya. Adanya teknologi ini tentunya
memberikan dampak kepada para penggunanya, baik orang-orang di sekitar kita yang
pengguna teknologi informasi tersebut, secara langsung maupun tidak langsung, bahkan
perkembangan teknologi informasi memiliki dampak mampu mengubah secara revolusioner
dalam pengumpulan dan penyebaran informasi maupun berkomunikasi bagi masyarakat global.
Mengenai dampak teknologi informasi, beberapa penelitian banyak membahas
tentang sisi negatif dari perkembangan teknologi informasi terhadap masyarakat Indonesia
ini. Terutama dampak negatif bagi anak-anak, antara lain menimbulkan kecanduan,
menurunnyan interaksi tatap muka, rentan terhadap informasi yang salah dan tidak benar,
terjadinya masalah cyberbullying, masalah etika, menurunnya kecerdasan intelektual,
masalah kesehatan, dan lain sebagainya. Selain itu, banyak juga media massa maupun
jejaring sosial yang juga menyebarkan berita pengaruh negatif teknologi informasi
khususnya gawai dan internet terhadap anak. Adanya hal tersebut membuat masyarakat Indonesia merasa bahwa teknologi informasi hanya berpengaruh buruk terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak, sehingga mengabaikan bahwa sesungguhnya ada dampak positif yang dapat diperoleh dari perkembangan teknologi informasi terhadap tumbuh kembang anak. Masalah yang muncul dari terabaikannya informasi mengenai dampak positif dari perkembangan teknologi informasi terhadap tumbuh kembang anak adalah kekhawatiran yang berlebihan menyangkut penggunaan teknologi informasi oleh anak-anak serta kesalahpahaman dalam memperlakukan teknologi informasi untuk mendukung tumbuh kembang anak (Budi Susilo, 2019) Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya adanya hal tersebut juga dapat berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), persatuan dan kesatuan bangsa menjadi bagian yang penting dalam menjalankan kehidupan yang harmonis, tentram dan damai di Indonesia. Dalam lingkup luas persatuan ini memiliki arti sebuah proses keadaan untuk berkumpul dari berbagai corak atau perbedaan, baik berdasarkan suku, ras, agama, adat, budaya, dan golongan. Sedangkan kesatuan merupakan hasil dari persatuan yang sudah terbentuk secara utuh. Mempertahankan dan meningkatkan sebuah persatuan dan kesatuan di suatu negara bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan apabila tidak diikuti oleh dukungan dan kerjasama yang baik antara pemerintah dan warganya. Maka, peran pemerintah dan warga ini sangat berpengaruh terhadap perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa. Perlu adanya sikap dan rasa untuk saling mengerti dan menghargai pada sesame warga Indonesia yang majemuk dan sangat multikultural ini (Ni Putu Savitrya Maheswari, 1 Juni 2018).
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode dari studi literatur atau disebut sebagai mencari
dan mengumpulkan kepustakaan yang relevan dengan “Pengaruh Dari Teknologi Dalam
Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia”. Secara umum, studi literatur ini adalah
metode dengan mencari sumber-sumber yang pernah ditulis sebelumnya atau referensi
teori-teori yang relevan dengan permasalahan yang ditemukan untuk memecahkan
persoalan tersebut.
PEMBAHASAN
Manusia dengan kemampuannya berlomba-lomba untuk menciptakan media
komunikasi yang canggih, namun pemenuhan kebutuhan manusia untuk saling
memahamkan pesan komunikasi itu yang lebih penting, sehingga keterlibatan psikis
manusia dalam komunikasi sangat dibutuhkan agar tidak terjadi miss communication
Komunikasi Menurut Wursanto (2001:31), komunikasi adalah proses kegiatan
pengoperan/penyampaian warta/berita/informasi yang mengandung arti dari satu pihak
(seseorang atau tempat) kepada pihak (seseorang atau tempat) lain dalam usaha
mendapatkan saling pengertian. Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa
komunikasi adalah pengiriman atau penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau
lebih dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hubungan;
kontak. Berlo (dalam Erliana Hasan (2005:18) mengemukakan komunikasi sebagai suasana
yang penuh keberhasilan jika dan hanya jika penerima pesan memiliki makna terhadap
pesan tersebut dimana makna yang diperolehnya tersebut sama dengan apa yang
dimaksudkan oleh sumber (Fenny Oktavia, 2016). Komunikasi itu dapat dilaksanakan baik
secara langsung maupun melalui teknologi digital. Kemajuan teknologi ini memberikan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai dan persatuan kesatuan di masyarakat. Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang dianut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Oleh karena itu, di zaman modern serba maju ini, teknologi menjadi kebutuhan penting bagi manusia, sehingga penggunnaannya tidak dapat dihindari lagi atau tidak terpisahkan. Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa latin ’’texere’’ yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi ini seharusnya tidak dibatasi atau disebut penggunaan mesin saja, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hal yang diinginkan. Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Menurut Iskandar Alisyahbana (1980) Teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi” belum digunakan. Istilah “teknologi” berasal dari “techne“ atau cara dan “logos” atau pengetahuan. Jadi secara harfiah teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang,
memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.
Pemanfaatan teknologi untuk kehidupan sehari-hari sangatlah bervariasi, antara lain
untuk mencari informasi masalah sosial kemasyarakatan, mencari informasi mengenai kesehatan, membuka situs jejaring sosial, melakukan aktivitas belajar, mengirim dan
menerima email, mengundul film, music, mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Namun
dari segi kepemilikan teknologi digital, sebagian besar belum memiliki. Sehingga untuk
keperluan akses internet lebih banyak dilakukan di tempat lain seperti kantor,
sekolah/kampus, rumah teman, rumah saudara, warung internet (Warnet) dan melalui
telepon selular. Diharapkan pemerintah daerah dapat menyediakan fasilitasi internet secara
gratis bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi untuk menunjang kehidupan
sehari-hari. Teknologi memang memiliki banyak manfaat, apalagi di saat pandemi Covid-19 ini,
semuanya berbasis teknologi. Tetapi tidak dapat dipungkiri, bahwa teknologi pun memiliki
dampak, baik dampak positif maupun dampak negatif.
PENUTUP
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan komunikasi sebagai bentuk
interaksi sosial. Komunikasi dapat dilakukan melalui teknologi digital. Semakin hari teknologi
semakin berkembang dan pemanfaatan teknologi bagi manusia pun menjadi bertambah.
Dalam pemanfaatannya, manusia pun harus menggunakan teknologi dengan sebaik
mungkin dan sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia ini, demi melindungi diri,
keluarga, masyarakat, dan persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Hal tersebut perlu
diperhatikan karena teknologi memiliki dampak di berbagai bidang juga, baik dampak positif
maupun dampak negatif.