Pentingnya MPASI yang Tepat dalam Pencegahan Stunting
Pendahuluan
Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat merupakan faktor kritis dalam pencegahan stunting pada anak usia 6-23 bulan. Pemahaman komprehensif tentang prinsip-prinsip pemberian MPASI berdasarkan evidence-based practices sangat penting untuk mencegah stunting dan memastikan pertumbuhan anak yang optimal. Artikel ini membahas prinsip-prinsip MPASI yang tepat, mengidentifikasi kesalahan umum dalam praktik pemberian MPASI, serta memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk perbaikan praktik pemberian MPASI di Indonesia.
Pembahasan
MPASI ideal harus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikronutrien esensial. Protein hewani seperti telur, ikan, dan daging merupakan komponen penting yang sering terabaikan. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan protein hewani dan mikronutrien seperti zat besi, zink, dan vitamin A dalam MPASI merupakan kontributor signifikan terhadap stunting.
Prinsip pemberian MPASI yang tepat meliputi:
Ketepatan waktu (mulai usia 6 bulan)
Kecukupan gizi (memenuhi kebutuhan makro dan mikro)
Keamanan (higienis dalam persiapan)
Responsif (sesuai sinyal lapar dan kenyang anak)
MPASI harus mengandung variasi makanan yang cukup dengan frekuensi pemberian yang meningkat sesuai usia. Pengenalan tekstur makanan yang tepat sesuai usia juga merupakan aspek kritis. Transisi tekstur harus dilakukan bertahap dari makanan lumat (6 bulan), lembik (8-9 bulan), hingga makanan keluarga (12 bulan).
Kesimpulan
Penerapan prinsip MPASI yang tepat berdasarkan bukti ilmiah merupakan intervensi efektif dalam pencegahan stunting. Edukasi yang komprehensif kepada orang tua dan pengasuh tentang pentingnya MPASI yang adequate, variatif, dan sesuai perkembangan usia anak perlu diintensifkan. Perbaikan praktik pemberian MPASI, terutama dalam hal kecukupan protein hewani, variasi makanan, dan ketepatan tekstur, dapat berkontribusi signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Sumber Referensi:
1. WHO. (2021). Guiding Principles for Complementary Feeding
2. IDAI. (2022). Revisi Pedoman Pemberian MPASI
3. Kemenkes RI. (2021). Buku Panduan MPASI Sehat