Perceraian di Bandung
Pendahuluan
Bandung, kota yang dikenal romantis dan kreatif, ternyata juga menghadapi angka perceraian yang tinggi. Banyak kasus muncul dari pasangan muda yang menikah di usia dini. Kurangnya kesiapan mental dan ekonomi menjadi faktor penyebab utama.
Selain itu, tekanan ekonomi dan gaya hidup konsumtif turut memperburuk keadaan. Konflik sering muncul akibat perbedaan pandangan tentang tanggung jawab dan pengelolaan keuangan.
Pembahasan
Pemerintah daerah berusaha menekan laju perceraian melalui program konseling dan bimbingan keluarga sejahtera. Pasangan yang bermasalah diarahkan untuk menyelesaikan konflik melalui mediasi terlebih dahulu.
Selain itu, lembaga pendidikan di Bandung mulai memasukkan pendidikan keluarga dalam kurikulum nonformal. Hal ini bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab sejak remaja.
Penutup
Masalah perceraian di Bandung memerlukan sinergi antara keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Kesiapan mental dan komunikasi efektif harus menjadi fondasi utama pernikahan.
Dengan pembinaan keluarga berkelanjutan, Bandung dapat mengurangi jumlah pasangan yang memilih jalan perceraian.