Permasalahan Anak di Denpasar
Pendahuluan
Denpasar sebagai kota pariwisata di Bali menghadapi tantangan unik dalam hal permasalahan anak. Banyak anak yang orang tuanya bekerja di sektor pariwisata, sehingga mereka kurang mendapatkan waktu dan perhatian. Hal ini berdampak pada tumbuh kembang emosional anak.
Selain itu, paparan budaya luar yang terlalu cepat membuat anak-anak mudah meniru perilaku yang tidak sesuai dengan nilai lokal.
Pembahasan
Pemerintah Denpasar memperkuat pendidikan berbasis budaya lokal untuk menanamkan nilai moral dan etika sejak dini. Program "Sekolah Berbasis Adat" menjadi contoh upaya untuk menjaga karakter anak-anak Bali.
Selain itu, komunitas adat ikut berperan dalam melindungi anak dari eksploitasi dan kekerasan, terutama di lingkungan kerja pariwisata.
Penutup
Denpasar membuktikan bahwa kearifan lokal dapat menjadi benteng kuat dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif globalisasi. Nilai budaya harus dijaga sebagai panduan moral.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat, Denpasar bisa menjadi kota yang ramah dan aman bagi anak-anak