Permasalahan Anak di Surabaya
Pendahuluan
Kota Surabaya dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan anak, namun permasalahan sosial tetap terjadi. Anak putus sekolah, kekerasan verbal, dan perundungan di sekolah masih menjadi isu yang mencuat.
Selain itu, pengaruh gawai dan media sosial yang berlebihan menyebabkan banyak anak kehilangan waktu belajar dan berinteraksi secara sehat.
Pembahasan
Pemerintah Kota Surabaya menjalankan program “Sekolah Ramah Anak” dan “Kampung Anak Negeri” untuk memberikan ruang tumbuh yang aman dan positif bagi anak-anak. Melalui kegiatan edukatif dan kreatif, anak diarahkan untuk berkembang sesuai potensinya.
Namun, pengawasan orang tua tetap menjadi kunci utama. Tanpa dukungan keluarga, program pemerintah sulit berjalan optimal, terutama dalam mengatasi masalah kecanduan gadget dan perundungan daring.
Penutup
Surabaya telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak. Meski begitu, peran keluarga tidak bisa tergantikan oleh kebijakan apa pun.
Dengan sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah, Surabaya dapat menjadi teladan bagi kota lain dalam membangun generasi muda yang tangguh dan beretika.