Stunting di Banjarmasin (Kalimantan Selatan)
Pendahuluan
Banjarmasin, kota seribu sungai, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Namun, sebagian masyarakatnya masih menghadapi masalah gizi kronis. Keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan di daerah bantaran sungai menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting.
Pembahasan
Pemerintah menginisiasi program Posyandu Terapung, sebuah inovasi layanan kesehatan keliling yang menjangkau warga di daerah sungai. Program ini memberikan penyuluhan gizi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, dan distribusi vitamin. Selain itu, program Bapak Asuh Anak Stunting diluncurkan untuk membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan gizi anaknya.
Keterlibatan tokoh agama dan masyarakat lokal turut memperkuat keberhasilan program ini. Edukasi disampaikan dengan pendekatan budaya dan agama sehingga lebih mudah diterima masyarakat.
Penutup
Dengan inovasi dan kolaborasi masyarakat, Banjarmasin membuktikan bahwa kendala geografis bukan penghalang untuk menciptakan generasi sehat. Upaya berkelanjutan akan membawa kota ini menuju masa depan tanpa stunting